
Kudus, Elang Murianews (Elmu) – Bendung Logung , Kamis (21/8/2025) digelontor sejuta bibit ikan dan ditanami 10.000 bibit pohon. Sedang di lapangan bola Desa Kandangmas, dilangsungkan pemecahan Museum rekor dunia indonesia (Muri), yaitu pagelaran tari kretek dengan peserta sebanyak 1.700 orang. Sebelumnya , pada Februari 2025, jumlah pesertanya “hanya” 1.400 orang.
Peristiwa tersebut, dalam rangka penutupan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kabupaten Kudus yang dipusatkan di Lapangan Desa Kandangmas Kecamatan Dawe Kudus dan di tepi bendung Logung. Dihadiri langsung Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen Achiruddin Darojat , Komandan Kodim 0722 Kudus, Letkol Inf Hermawan Setya Budi dan Bupati Kudus Samani Intakoris.
Sedang satu juta bibit ikan dan 10.000 bibit pohon bantuan dari Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF). Bibit ikan sebanyak itu ditempatkan dalam puluhan kantung plastik yang diberi oksigen. Kemudian Pangdam, Komandan Kodim, Bupati Kudus, serta pejabat lain yang hadir bergantian membuka kantong plastik dan menuangkan ke perairan bendung Logung. Bahkan puluhan perempuan muda berseragam khas Kudus bercaping kalo beramai-ramai ikut menebarkan bibit ikan yang terdiri beberapa jenis ikan.

Selain itu sejumlah perahu motor cepat yang sarat penumpang sengaja untuk sesaat “diparkir” di seputar lokasi penebaran bibit ikan. Sedang ratusan pengunjung dan tamu undangan lain menyaksikan dari kejauhan.
Lalu untuk penanaman 10,000 bibit pohon yang dilakukan Pangdam nampaknya hanya simbolis saja. Sedang puluhan relawan yang tergabung dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengambil bagian menanam sekitar 1.000 bibit di lokasi sabuk hijau. Yaitu sekitar satu kilometer dari pusat seremonial pananaman bibit pohon dan benih ikan.

Sabuk hijau sangat penting karena berfungsi sebagai penahan erosi dan pelumpuran air, menjaga kualitas air, serta mencegah penurunan fungsi waduk akibat sedimentasi. Sabuk hijau juga menahan debu, mengurangi polusi, menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar waduk, serta memberikan manfaat estetika dan lingkungan bagi masyarakat.
Belum diketahui secara pasti dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana-pemegang otoritas embung Logung, menyangkut luasan sabuk hijau. Dan berdasarkan data yang dihimpun Elmu, BLDF pada tahun 2020 sudah pernah membantu 75.000 ekor bibit ikan dan 7.500 bibit pohon. Lalu pada 8 April 2025, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Tay Yasin juga secara simbolis menanam 1.000 bibit pohon.
Bendung Logung- terletak di wilayah Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo, Desa Kandangmas dan Desa Rejosari Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Merupakan salah satu diantara 65 bendungan yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR).untuk mendukung program Nawa Cita Presiden Joko Widodo.
Dari jumlah tersebut tujuh unit diantaranya dibangun di Jawa Tengah. Pembangunan Bendungan Logung membutuhkan waktu sekitar 5 tahun . Dimulai sejak tahun 2014 dengan jangka waktu pelaksanaan 1.460 hari kalender hingga akhir 2018 dengan nilai kontrak Rp 620 miliar, Ditangani bersama antara PT Wijaya Karya & PT. Nindya Karya.
Menurut Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Hari Suprayogi , Selasa (18/12/2018), bendungan ini mampu menampung air sekitar 20,15 juta meterkubik, dengan volume efektif sebesar 13,72 juta meterkubik.
Selain itu ia menambahkan air sebanyak itu diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan air irigasi untuk lahan seluas maksimal 5.296 hektar. Dengan rincian luas irigasi eksisting 2.805 hektar dan irigasi pengembangan 2.491 hektar . Lalu untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar 200 liter/detik ,pengendalian banjir dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro sebesar 0,50 MW Termasuk dijadikan obyk wisata.
Adapun sungai Logung sendiri secara keseluruhan mempunyai luas Daerah Tangkapan Air (DTA) sebesar 43,81 km2 , yang terdiri dari beberapa anak sungai yang besar dan kecil. Daerah pengaliran Sungai Logung terletak di lereng tenggara Gunung Muria, berbentuk memanjang arah utara- selatan, mulai dari puncak G. Argojembangan ( dengan ketinggi 1.300 meter di atas permukaan laut) sampai ke Dukuh Slalang Desa Tanjungrejo Jekulo, di kaki perbukitan Gunung Patiayam dengan ketinggian sekitar 350 meter di atas permukaan laut.. Adapun panjang utama Sungai Logung adalah 20,125 kilometer Bagian hilir, Sungai Logung menginduk dengan Sungai Silugonggo/Sungai Juwana.(sup).