Harga Gabah Ketan Terjun Bebas

elangmur - Rabu, 5 Maret 2025 | 21:41 WIB

Post View : 483

Hamparan tanaman padi siap panen - di persawahan Desa Undaan Tengah Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Foto sup.

Kudus, Elang Murianews-  Belum genap sehari, harga gabah kering panen (GKP) padi ketan di Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus pada posisi  Rp 5.000,-/ kilogram, maka pada Rabu siang (5/3/2025) merosot menjadi Rp 4.400,-/kilogram. Dibanding dengan posisi Februari- Maret 2024, yang mencapai Rp 10.000,-/kilogram, ini bagai terjun bebas. “ Mumet mas yen dipikir terus-  pening(sakit kepala) jika dipikirkan terus” komentar sejumlah petani.

                Sedang tim  serapan gabah (sergab) Perum Badan urusan logistik (Bulog) Kabupaten Kudus juga masih khawatir terhadap  rendahnya perolehan gabah petani  yang baru mencapai  109,701 ton GKP. “ Itu diperoleh dari hasil panen di wilayah Kecamatan Kaliwungu dan Gebog. Padahal tanaman padi yang telah dipanen  tercatat 5.128 hektar,” tutur Agus Setiawan,  Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus. 

                Pengusaha penggilingan beras Desa Ngemplak  Kecamatan Undaan (Kudus) yang dihubungi terpisah mengatakan, “kalo saya , saat ini beli gabah ketan. Harga di petani hanya Rp 6.000,-/kilogram. Beras ketannya laku Rp 12.500,-/kilogram di pasaran saat ini,” tuturnya.

                Harga gabah padi ketan yang gonjang ganjing ini, serta  harga gabah non padi ketan yang saat ini masih diatas HPP, yaitu rata –rata Rp 6.700/kilogram, dipastikan masih berubah setiap saat. Kecuali curah hujan masih relatih tinggi, juga dipengaruhi munculnya bencana alam di sejumlah daerah, hingga belum tiba saatnya untuk panen  raya. Setiap panen raya hampir pasti harga gabah akan turun.(Sup)

Istirahat- sejenak sejumlah buruh tani yang duduk di tepi jalan beton dan berada di tengah areal persawahan Desa Undaan Tengah. Foto Sup

 

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

img single