Kudus Sebagai Terkaya, Tapi Jeblok Daerah Termaju.

elangmur - Senin, 2 Juni 2025 | 20:55 WIB

Post View : 758

Bupati-Wakil Bupati Kudus : Samani Intakoris- Bellinda periode 2025-2030 Foto istimewa

Kudus, Elang Murianews (Elmu) – Kabupaten Kudus tercatat sebagai daerah terkaya  nomor 2 tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita 2023: Rp138,6 juta. Dengan luas wilayah paling kecil, yaitu : 425,2 km persegi. Sedang di  urutan teratas teratas ditempati Kota Semarang,  dengan  PDRB per kapita Rp 146,8 juta . Lalu di posisi ke-3, ditempati Kota Surakarta Rp 114,8 juta.

            Dan menurut website jateng.bps.go.id, PDRB per kapita merupakan tolok ukur ekonomi yang menunjukkan nilai PDRB di suatu wilayah dibagi dengan total penduduk yang ada di wilayah tersebut. Bisa diartikan pula dengan nilai rata-rata pendapatan per orang di daerah tersebut.

        Namun menurut Indek Daya Saing Daerah (IDSD) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam relis terbaru, Kabupaten Kudus hanya berada di urutan ke-24 sebagai daerah paling maju di Provinsi Jawa Tengah 2024 dengan nilai  3, 61 . Sementara Kota Semarang berada di urutan kedua  dengan nilai 4, 31 dan  Kota Surakarta diposisi teratas dengan nilai  4,39.

          Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) adalah alat ukur yang dikembangkan BRIN untuk menilai tingkat daya saing dan produktivitas suatu wilayah. Penilaian mencakup 12  hal  strategis  yang meliputi :

  1. Institusi: kualitas pemerintahan dan kebijakan
  2. Infrastruktur: sarana transportasi dan layanan publik
  3. Teknologi Informasi: pemanfaatan digitalisasi
  4. Stabilitas Ekonomi: pengelolaan fiskal daerah
  5. Kesehatan: layanan dan fasilitas medis
  6. Keterampilan: kompetensi tenaga kerja
  7. Pasar Produk: dinamika perdagangan lokal, efisiensi pasar barang dan jasa, serta kemudahan berusaha di tingkat daerah.
  8. Pasar Tenaga Kerja: kemampuan menyerap angkatan kerja secara optimal.
  9. Sistem Keuangan: akses layanan keuangan
  10. Ukuran Pasar: potensi konsumsi dan populasi
  11. Dinamika Bisnis: perkembangan UMKM
  12. Inovasi: perkembangan riset.

             IDSD yang  dikembangkan BRIN tersebut, sangat diharapkan menjadi pemicu Bupati – Wakil Bupati Kudus, Samani Intakoris- Bellinda ( yang baru dilantik 20 Februari)  untuk  memperbaiki peringkat yang cukup jomplang  antara nomor dua sebagai kabupaten terkaya kedua. Dengan posisi nomor 24  dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah  dalam hal IDSD. (Sup).

Halaman:

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini

img single