
Kudus, Elang Murianews (Elmu) – Kabupaten Kudus tercatat sebagai daerah terkaya nomor 2 tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita 2023: Rp138,6 juta. Dengan luas wilayah paling kecil, yaitu : 425,2 km persegi. Sedang di urutan teratas teratas ditempati Kota Semarang, dengan PDRB per kapita Rp 146,8 juta . Lalu di posisi ke-3, ditempati Kota Surakarta Rp 114,8 juta.
Dan menurut website jateng.bps.go.id, PDRB per kapita merupakan tolok ukur ekonomi yang menunjukkan nilai PDRB di suatu wilayah dibagi dengan total penduduk yang ada di wilayah tersebut. Bisa diartikan pula dengan nilai rata-rata pendapatan per orang di daerah tersebut.
Namun menurut Indek Daya Saing Daerah (IDSD) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam relis terbaru, Kabupaten Kudus hanya berada di urutan ke-24 sebagai daerah paling maju di Provinsi Jawa Tengah 2024 dengan nilai 3, 61 . Sementara Kota Semarang berada di urutan kedua dengan nilai 4, 31 dan Kota Surakarta diposisi teratas dengan nilai 4,39.
Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) adalah alat ukur yang dikembangkan BRIN untuk menilai tingkat daya saing dan produktivitas suatu wilayah. Penilaian mencakup 12 hal strategis yang meliputi :
IDSD yang dikembangkan BRIN tersebut, sangat diharapkan menjadi pemicu Bupati – Wakil Bupati Kudus, Samani Intakoris- Bellinda ( yang baru dilantik 20 Februari) untuk memperbaiki peringkat yang cukup jomplang antara nomor dua sebagai kabupaten terkaya kedua. Dengan posisi nomor 24 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam hal IDSD. (Sup).